Pagi Ini

Category : Personal, Heart| 26 August 2006

Sabtu pagi ini cukup cerah. Angin yang masuk dari jendela lantai empat lab 10 bener2 sejuk. Sambil minum Jelly Drink dan sepotong gorengan untuk mengurangi rasa lapar di perut ini.

Nanti malam akan diadakan MABIT. Tentu saja, rasa gundah itu pasti ada. Sebagai ketua panitia mungkin hal ini memang wajar terjadi. Berharap semuanya berjalan lancar2 saja. Tidak ada kendala sedikitpun yang terjadi. Amin.

Gak sadar sepotong gorengan dah habis dilahap. Jelly Drink-pun sudah dalam sedotan penghabisan. Kembali teringat. Bahwa besok ada ujian dua mata kuliah pada hari minggunya. Yap semenjak menggantikan sodaraku kuliahnya sabtu-minggu. Tidak ada weekend bagiku. Sehari2 kebanyakan dihabiskan di lab. Agak bingung juga, saya belum belajar. Padahal sudah diwanti2 oleh sang dosen untuk tidak mencontek sedikitpun. Yang namanya kelas karyawan, mencontek mungkin agak dibolehkan. Bahkan ditinggal oleh sang pengawas, ya,, pura2 merokok atau sekedar cari udara segar di luar ruangan. Benar2 belum belajar dan menghafalkan. Padahal materinya banyak sekali. Dosen Etika sudah  memberitahukan  mana2 saja yang akan dia jadikan soal dalam ujian nanti. Tapi banyak sekali.

Besok pagi setelah MABIT selesai langsung berangkat untuk ujian. Aduh,, belajarnya kapan?

Ya,, doakan saja MABITnya berjalan lancar dan ujiannya dapat saya kerjakan dengan benar. Amin.

Sejuk banget. Ga sadar dah melamun dari tadi, dan gelas Jelly Drink dah kosong melompong 

Seksi Bikin Risih

Category : General| 25 August 2006

Yaks,, Enek banget klo ngeliat cewe2 berpakain serba mini.
Menganggap dirinya seksi.
Oh iya jangan marah bagi anda yang merasa gw benci. Kecuali klo lo menganggap diri lo seksi dengan mengenakan pakaian serba mini. 

Sering banget ngeliat cewe2 Jakarta pada umumnya mengenakan pakaian serba ketat. Memperlihatkan "celengan semarnya", memperlihatkan punggung bagian bawah ke arah bokong.Yaks hueks, hueks.

Gw bener2 ga ngerti apa yang disebut "celengan semar" sebelumnya. Sebuah istilah klo temen2 gw ngeliat cewe berpakaian ketat dan memperlihatkan punggungnya yang ga jelas bentuknya Astagfirulloh,, gw dah ngeliat kemaksiatan. Setidaknya gw ga terus memperhatikan dan langsung mengalihkan pandangan yg bikin gw enek. Gw bukan sok suci ato sejenisnya. Tapi memang inilah yg terjadi saat ini. Sekian banyak cewe yg memperlihatkan lekuk tubuhnya dengan mengenakan pakaian serba ketat. Entah apa keuntungannya, yg jelas cuma bikin cowo2 yg seneng dengan hal2 begini makin terbuka peluangnya untuk bebas memandang indahnya celengan semar. Yaks padahal ga ada bagusnya. Nah sekarang siapa yg membiarkan dirinya menjadi target kejahatan cowo2 ga kenal dosa??

Padahal klo maksudnya untuk menarik perhatian bener2 langkah yg salah. Ato saingan dengan cewe2 lain yg juga memperlihatkan keseksiannya?. Ga jelas apa tujuannya, yg jelas setau gw mereka adalah korban mode dan style negara2 barat. Cinta? klo emang tujuannya adalah untuk menarik para pria dan terjerat dalam cintanya bener2 langkah yg sangat salah. Cinta karena fisik bener2 bukan cinta yg sebenarnya. Ga tulus dan ga suci. Maaf klo ada sebagian dari lo semua yg ga sependapat sama gw. Biasanya sifatnya hanya sementara. Ya liat aja para artis yg mempertontonkan kecantikannya, dicintai oleh orang2 yg menyukai fisiknya. Baru menikah sebentar, eh cere.

Awal mula gw kenal "celengan semar" versi cewe seksi.
Waktu itu gw lg nunggu pesenan bakso di tukang bakso super samping BP(BlokM Plasa). Gile cing tuh Bakso ga ada rasanya. Kuahnyanya bening banget. Rasanya hambar gitu. Cuma ada satu bakso  gede  ga berisi ma dua bakso sedang. Sekalian minumnya teh botol. GILE 11 ribu. Ya udah lupain soal Bakso itu. Cukup tau aja.

Jadi selama kita nunggu tuh bakso siap dihidangkan, kami ngeliat 3 cewe yg sedang makan tepat di depan kami(kami: krn waktu itu bareng temen2). Perbincanganpun dimulai :

Temen : "Gila tuh cewe!! Ada recehan ga?"
Gw      : "Eh ga tau deh" sambil rogoh2 kantong 
            "Emangnya ada apaan? pengamen??" sambil tengak-tengok kanan-kiri.
Temen : "Bukan,, buat tuh cewe?".
Gw      : "Lho Koq?" Sambil masang tampang bingung
Temen : "Iya, tuh liat aja" Mukannya di kearahin ke tuh cewe 
            "Kaya celengan kan?".
Gw      : "Haha,,,sambil tertawa ditahan2 Astagfirullah!!".

Jijik banget klo ngeliat cewe di bonceng sambil mempertontonkan CELENGAN SEMARnya.

Kedudukan Niat Dalam Beramal

Category : Musing| 23 August 2006

“Dari Amiril Mukminin Abu Hafs Umar ibn Khottob Radhiyallohu‘anhu bahwasanya dia berkata: Aku mendengar Rasululloh  Shalallahu ‘alaihi Wassalam bersabda: “Sesungguhnya segala amalan itu tergantung kepada niatnya, dan setiap orang akan mendapatkan hasil sesuai dengan niatnya. Maka barangsiapa yang hijrah-nya karena Alloh dan Rasul-Nya, maka hijrahnya dinilai kepada Alloh dan Rasul-Nya, dan barangsiapa yang hijrahnya karena dunia yang hendak didapatkannya atau karena wanita yang hendak dinikahinya, maka hijrahnya dinilai sesuai dengan apa yang diniatkannya.

Bandung Survival

Category : Personal| 19 August 2006

Tepat seminggu yang lalu. Sabtu,12 Agustus 2006 anak2 AssLab berlibur ke Ciater, Bandung. Dalam pikiran gw,, yang namanya ke Ciater itu mo berendam air panas. Tapi rencana panitia beda. Berhubung panitianya Abang2 dan Mba2 senior Asslab, jadi susunan acaranya agak aneh. Yap, acara pertamanya berjudul Bandung Survival.

Dalam acara itu kami dibagi menjadi beberapa kelompok yang terdiri dari 6 sampai 7 orang. Disana kami harus survive dan menghasilkan uang sebanyak2nya dalam waktu 1 jam dengan modal yang seminim mungkin, bahkan modal dengkul. Setiap modal yang kami bawa baik berupa benda ataupun uang dihitung dalam nilai uang, dan penghasilan kami harus minimal sebesar modal tersebut. Ya,, tidak boleh rugilah. Misal suatu kelompok membawa sebuah gitar untuk mengamen, ya keuntungannya harus minimal seharga gitar itu.*emoticonHihi..acara yang aneh*

Perjalanan dari kampus ke Lembang berjalan lancar. Diperjalanan seperti biasanya yang orang2 lakukan. Nyanyi2 ngalor-ngidul dan nyanyi bareng bersama sang artis dari sebuah kaset yang putar. Untung bukan dangdut. Albumnya Ungu. Baguslah kalo gitu. Setidaknya bukan perjalanan yang membosankan. Hehe,, dasar anak2 norak. Di setiap tikungan yang terjal kami semua teriak2 seolah-olah naik JetCoaster. Emang sih, tuh supir suka bgt ngebut.

Sekitar pukul 10.00 wib kami semua berhenti di samping sebuah masjid di Lembang. Sejurus kemudian setelah briefing selesai dan peta jalan dibagikan aksipun dimulai. Kelompok kami yang terdiri dari dua wanita dan empat pria telah mempersiapkan beberapa jurus jitu. Dengan bermodalkan tiga buah alat musik sederhana. Haha.. bener2 alat musik sederhana. Terbuat dari botol kecil minuman fermentasi yang diisi beras. Rencana kami memang ngamen, tapi itu bukan rencana utama. Kami akan membagi team menjadi dua kelompok. Kelompok pertama mencari pekerjaan di rumah makan atau toko2 terdekat dan kelompok lainnya mengamen.

Dengan modal nekat dan keberanian, kami menawarkan diri untuk bekerja di RM.Brebes. Untungnya sang pemilik baik banget. Kami diperbolehkan bekerja disana selama satu jam. Ya,, tentunya kerja apa aja kami harus terima, karena memang itulah yang kami ucapkan pertama kali. Tentunya dengan mengedepankan kejujuran agar mereka percaya.
Disana kami langsung memutuskan empat orang yang tinggal. Dua wanita dan dua pria. Yap, saya salah satunya. Sementara dua orang lainnya pergi untuk mengamen.

Perangpun dimulai. Ups!! Aksipun dimulai. Pekerjaan pertama kamii.. di dapur. Wuih, dapurnya luas juga. Ada beberapa panci dan kuali besar yang sedang mengepulkan asap. Sebagian pekerja keliatan sedang menguliti ayam2 segar yang banyaknya bukan main. Sebagian yang lain mengaduk2 kuali besar. Sementara yang lainnya hilir mudik sambil mengerjakan pekerjaannya masing2.

Pekerjaan pertama kami mencuci piring dan gelas. Dua orang mencuci piring, dua orang mencuci gelas. *emoticonGile bener.. tuh gelas ma piring kotor banyak be ge te*.

Setelah sekian menit berkutik dengan gelas2 dan piring2 kotor, akhirnya selesai juga. Huf ,,cape memang. Tapi waktu masih cukup lama untuk menuju satu jam. Walhasil kami harus mencari kerjaan lain yang bisa dikerjakan. Kami pun menanyakannya kepada sang berwenang. *emoticonhehe,, polisi kali berwenang*. Tau pekerjaan kami selanjutnya?. Ternyata pekerjaan kami yang selanjutnya adalah membantu seorang Bapak yang sedang duduk di sudut rumah makan untuk menusukkan daging2 mentah ke bambu2 kecil panjang yang runcing. Yap benar sekali, membuat sate.

Satu sate tujuh tusuk. Ucapkan 10 kali dengan cepat!!. Haha,, permainan masa lalu. Tapi bukan tujuh tusuk melainkan empat tusuk tiap satenya. Tiga potong daging dan satu potong hati. Amis memang,, tapi tidak tercium bagi kami. Mungkin karena tangan kami masih tercium harumnya sabun colek. Hehe,, tapi bersih loh.

Ditengah-tengah asiknya menusuk2 daging sate, beberapa orang panitia datang dan merekam kami dengan handycam. Haha,, seru juga.

Tidak berapa lama kemudian dua orang dari kami berinisiatif untuk kembali ke dapur. Berfikir kalau-kalau datang lagi beberapa piring dan gelas kotor. Yap, benar sekali. Ternyata memang ada beberapa piring kotor disana dan tidak sebanyak tadi. Setelah mendapat izin dari seorang ibu-ibu, kami pun mencuci piring2 kotor tersebut. Tidak berapa lama selesai. Kami beralih mengelap piring2 yang telah dicuci tersebut dengan lap bersih. Rasanya hangat. Tadi memang gue lihat piring2 tersebut disiram dengan air panas.

Ups, ga terasa satu jam dah berlalu. Dua orang teman gw yang ngamen tadi berniat menjemput. Kami semua berkumpul di dapur rumah makan tersebut. Masih banyak piring yang belum dilap. Ya,, kami menyelesaikannya dulu.

Lalu ,, bagaimana dengan upah kami?. Hihi,, kami diupah dengan enam bungkus ’Pecel Ayam Brebes’ seharga  Rp50.000,-(Lima puluh ribu rupiah). Klo dua teman kami yang ngamen mendapatkan uang sekitar kurang lebih Rp5.900,-.(Lima ribu sembilan ratus rupiah).Mereka menceritakan bagaimana senangnya mereka mendapatkan uang pertamanya dari hasil mengamen sebesar Rp500,-(Lima ratus rupiah). Tuh kan,, susah kan cari duit?!.

Setelah photo2 sebentar, kami pamit dan bergegas berkumpul dengan rombongan. Di tengah perjalanan, kami melihat satu kelompok yg lain memakai seragam hitam-putih di depan rumah makan Brebes lainnya. Entah apa yang mereka lakukan. Seperti waiters.

Hmm,, sejauh yang kami tau, kami berhasil mengumpulkan uang terbanyak.

Diakhir cerita, kami mendapatkan juara ke dua. Ya,, harus puas dengan keputusan juri.

Nah,, bagaimana dengan cerita kelompok yang lainnya? Yang jelas gw nggak bisa menceritakannya satu-persatu. Trus,, bagaimana gw bisa tau apa yang terjadi dengan mereka?. Tentu aja mereka yang cerita sendiri. Di Depan semua kelompok dan panitia, kami menceritakan apa yang telah kami lakukan..

Banyak cerita2 lucu yang terjadi. Seperti :

  • Ditelpon ditengah2 mengamen. *emoticonlho koq pengamen punya HP? Bagus lagi. Bingung deh tuh sang pendengar, Ibu-ibu lagi*.
  • Ngamen sambil ngalungin HP bagus. Ga sadar tuh die. BAGUUUSSSemoticon*.
  • Ngamen sambil photo2. *emoticonIni pengamen apa photografer? Jangan2 acara reality show?.
  • Tiga orang perempuan menarik dan berseragam kompak yg mengamen di toko2. Kirain mo jadi SPG, eh malah ngamen. emoticonMalu-maluin!.
  • Di usir gara2 ngambil lahan orang *emoticonHi,, takut tuh..*
  • Kerja di Rumah makan yang semua pekerjaannya dah dikerjain sebelumnya. *emoticonnah loh bingung mo ngapain!?*.

Oh iya, waktu itu kami sempet main Paint Ball. Mau tau serunya main PaintBall? Tunggu cerita selanjutnya!!.

Eh iya, tadi ditengah perjalanan menuju ke Lab gw ngeliat ada tulisan di sebuah gerobak. Entah pemilik seorang pemulung atau tukang jual-beli besi tua.

”BER 2 1 7 AN”

My New Template

Category : Personal| 11 August 2006

Alhamdulillah.. akhirnya selesai juga template baru ini.
Template ini gw beri judul "fresh", ya mudah2an emang fresh klo ngeliat template ini.
Dengan warna dominan hijau dan banner tumbuhan yg keliatan segar.
>>Temen2 tolong beri comment ya.

Before And After  

sebelum : 

 

sesudah : 

 

 

art of my life - green lime

profile


Ivo Nofiansyah
Seorang mahasiswa biasa yang males mencatat dengan segala catatannya. Hoby ngedesign dan segala hal yg berhubungan sama web. Termasuk ngedesign template ini. View My Complete profile...




pralangga.org

Locations of visitors 

to this page

BlogFam Forum

UBL BLogger

One Man One Dollar To Save Palestine

Blog juga hasil karya cipta

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia