Tragedi Pagi Ini

Category : Personal| 27 September 2006

"Aduh!!  Astagfirulloh!!"  Sendal jepit  ijo itu licin juga. Entah yang mana yang licin. Pijakan jambannya atau sendal jepit pinjaman itu.

Sesaat kemudian dua luka itu muncul. Darah merah segar mengalir.[hehe.. mendramatisir banget kesannya]. Ah cuma luka biasa. Tapi darahnya ga kunjung berhenti. Belum mandi lagi. Sakitnya juga ga ketulungan[eh ngga deng, masih bisa ditahan kok sakitnya].

Malangnya jempol kakiku, juga tulang keringku. Sakit bo!!.
Untung ada kotak keselamatan. Tapi isinya cuma Revanol. Walau begitu baguslah. Cukup tepat untuk mengobati luka ini.

Waks,, dah jam delapan. Mau kuliah. Darahnya masih mengalir aja nih. "Hai Revanol!! mana janjimu??". Dah mau pake kaus kaki nih. Ga ada plester lagi. Ya udah deh, aku pake kamu lagi.

Bagaimana dengan kalian? pernah mengalami hal kaya gini?. Bagi2 dunk ceritanya!!. Kali aja seru. Ato mau kasih comment posting ga jelas ini? Silakan!!.

Kuliah dulu yah!!. Doakan saya tidak tidur dikelas lagi. Uupps.. 

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

Category : Personal| 22 September 2006

Sedih banget nih, di hari pertama tarawih dan sahur Ramadhan ini saya ngga bisa bareng-bareng keluarga di rumah. Sahur di warung pinggir jalan yang emang dibuka untuk orang2 yang "sahur on the road" seperti saya ini.

Hmm, coba-coba tampilin file swf koq ga berhasil2 yah?
Pake screenshoot deh biar kelihatan bocorannya. Hehe. jangan lupa di klik yah gambar di bawah ini!!


 

Bagi temen2 yang tau caranya menampilkan file swf secara langsung didalam blog, kasih tau yah!!.

emoticon emoticon emoticon emoticon emoticon emoticon emoticon emoticon emoticon emoticon emoticon emoticon 

SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA
RAMADHAN 1427 H
SEMOGA SEGALA AMAL IBADAH KITA DITERIMA OLEH 4JJI SWT. AMIN

Luigi Pralangga : Liberia - Indonesia

Category : Personal| 15 September 2006

Luigi    :"Halo,, iya Mas Ivo!".
Saya   :"Oh iya,,halo Kang. Lagi dimana sekarang Kang?".
Luigi    :"Oh,, masih di Denpasar…".
            "Ehm,, Ivo! maaf sekarang saya sedang nyetir agak ribet, nanti ditelepon telpon balik aja".
Saya   :"Oh iya Kang". 
Diikuti dengan beberapa kata penutup dan,, klik!. Komunikasi pun terputus.
[perhatian! kata2 diatas tidak sama persis, krn saya agak lupa. tp jelas koq intinya]

Itulah salah satu percakapan saya kemarin ketika berkomunikasi dengan seorang Luigi Pralangga. Kang Luigi, begitu saya menyapanya. Salah satu selebritis blog yang kini tengah menjadi Procurement Officer dari tim pengadaan misi PBB di Liberia, Afrika. Hmm,, blom telpon balik, karena baterai HP saya Low Bate. Berhubung ngecasnya di lab, jadi susah saya untuk nelpon.

Tugas soerang bapak dua anak ini di Liberia adalah bagian dari misi menjaga perdamaian di Liberia yang baru saja terbebas dari perang saudara berkepanjangan.

Dua tahun lebih sudah Ia di Liberia sana. Tepatnya di Monrovia, Ibukota Liberia yang katanya sih penuh dengan orang-orang bau kelek. Berbagai ceritanya yang unik dan dapat menambah wawasan itu begitu menarik untuk saya simak. Nggak lupa pula disisipkannya beberapa cerita konyol dan lucu. Dengan gaya bahasanya yang renyah layaknya koran Pos Kota kolom "Nah,, Ini Dia", membuat setiap postingannya begitu menarik dan nggak ngebosenin.[emangnya kolom itu nggak ngebosenin?]. Maksudnya yah,, yang lucu-lucunya aja. Ia sering sekali menyebut nama-nama orang yang Ia jumpai  dengan nama yang aneh [dibubuhi bahasa sunda] dengan alasan lupa namaya. Ngga aneh lagi klo artinya jadi lucu seperti Walled Budakbangor[Walled anak keras kepala], Beatrice Buluhayam[Beatrice bulu ayam], Jeannette Bujurbaret[klo ga salah sih artinya Jeannette kain sobek], dll. Hasil jepretannya yang keren juga menambah blog tersebut semakin menarik. Kang Luigi narsis juga lho!. tapi emang keren2 koq hasilnya. Bahasanya yang sering disisipkan kata2 campur aduk antara jawa, sunda, dan betawi juga membuat blog ini begitu terkesan ringan layaknya obrolan sehari-hari.
Pernah Ia membuat posting yang berisi puisi tentang isi hatinya yang sedang kalut, tapi tetep aja ada unsur lucunya. Seperti postingannya yang berjudul Celana Dalem Longgar. Tapi tetep menyentuh dan mengena koq penyampaiannya.

Kebetulan Ia sekarang sedang berada di Indonesia dan tengah liburan ke Bali bersama anak dan istrinya. Tiba di Indonesia sekitar 3 September lalu dan terbang kembali tanggal 20 September nanti. Kang Luigi termasuk temen baru bagi saya. Kamis kemarin Dia sempet nelpon dari Denpasar ketika saya sedang kuliah[jadi ga konsen gitu ngejawabnya takut ngeganggu yang lain pada saat memperhatikan Sang dosen komat-kamit]. Langsung aja saya nyelonong keluar. Emang ga apa-apa sih keluar kelas klosedang terima telepon. Sempet-sempetnya dia becanda dengan mengatakan klo dia juga lagi kuliah di Bali. Heleh2.. padahal lagi sarapan sama keluarganya.[Wuih mau donk..]

Kemarin dia bilang klo dia lagi-lagi sempet nongol di majalah SWA edisi terbaru dan diwawancarai di stasiun tv "Astro TV". [sorry Kang blom dapet majalahnya dan ga bisa nonton Astro TV-nya. Hmm, sayang banget nih].

Akhirnya saya cuma bisa mengucapkan selamat berlibur Kang Luigi dan tetep Istiqomah supaya lancar-lancar aja dalam menjalani pekerjaanya di Liberia sana.

Berhubung bulan Ramadhan sebentar lagi, dari hati yang paling dalam saya mengucapkan Mohon maaf lahir dan batin kepada Kang Luigi dan Anda semua yang telah membaca blog saya ini. Maafkan atas segala kesalahan dari saya baik disengaja ataupun tidak disengaja.

Baca berita sejarah singkat tentang perjalanan Kang Luigi hingga nyasar di Liberia versi Gatra.

Ujian.. Ujian..

Category : Personal| 9 September 2006

Lagi-lagi saya melamun di samping jendela. DI lantai empat gedung Suhanah di depan pintu toilet yg kedua. Dari situ bisa melihat matahari yg sudah waktunya membenamkan diri di langit Jakarta yg sekarang ini dipenuhi dengan mega2 merah dan orange. Sunset yg cukup indah nih. Angin sejuk kembali bertiup sore ini ke arah timur. Sore ini memang terlihat cerah. Matahari bebas menyinari seantero Jakarta ini tanpa dihalangi awan2 yg hendak lewat. Jelas sekali, dari jendela ini membuat saya makin terbawa dalam lamunan.

Sementara itu waktu menunjuk pukul jam 17.30. Belum sholat ashar. Tadi baru aja ketiduran di Lab 8 yg kebetulan tidak digunakan sabtu ini. Kaget juga ketika terbangun tadi melihat cukup banyak mahasiswa sabtu ini. Gak tau apa yg mereka lakukan di hari libur ini. Mungkin hendak belajar. Ga tau deh. Yang jelas saya menambah masalah baru hari ini.

Kalau memang kalian membaca posting saya sebelumnya, kalian bisa menyimpulkan kalau ternyata hari ini saya melewatkan hal yang cukup penting. Melanggar janji yang telah saya ucapkan sebelumnya. Ujian susulan etika secara lisan di Mercu Buana jam 4 tadi baru saja saya tinggalkan.

Entah bagaimana perasaan saya sekarang ini. Melawati ujian untuk yang kesekiankalinya. Kalau menghitung mundur beginilah kejadiannya.

Sekitar pukul 13.20 tadi saya berusaha menghafal materi2 yang kemungkinan akan dipertanyakan. Berniat mencari kesunyian, saya berencana menghafalkannya di Lab 10. Cukup sunyi soalnya. Tidak  beberapa lama menghafalkan, penyakit lama itu muncul kembali. Kantuk itu kembali menyerang. Hah, sudah mulai gerah dengan masalah ini. Hampir di setiap perkuliah kantuk ini selalu menyerang. Tidak peduli pagi, siang ataupun sore, kantuk ini selalu saja menyerang. Hmm,, tau gak? karena rasa kantuk yang sering saya tahan2 ini membuat saya bisa menggerak-gerakkan kedua telinga ini. Padahal ketika saya SD dan SMK dulu, melakukan ini sangatlah sulit. Kembali ceritanya deh. Ternyata di lab 10 itu kurang sunyi juga. Saya hijrah aja ke lab 8. Lagi2 memilih ke dekat jendela, kebetulan ada kursi di sana. Duduk ataupun merebahkan diri, keduanya tidak ada bedanya, tetap saja membuat mata ini ingin sekali terpejam.

Susun kursi, berniat menghafalkan sambil merebahkan diri. Sejauh ini saya sudah menghafalkan cukup banyak. Karena seminggu sebelumnya saya juga sudah menghafalkan sedikit2.

Mataku terbuka. Kertas2 modul di bawah kepala. Langsung saja saya menarik tubuh ini untuk bangun. Bergegas melihat jam berlogo BL yang menempel di dinding. Astagfirullah!! jam menunjuk pukul 16.00. Haaah, ujiannya kelewat. Ga ada waktu klo sekarang saya berangkat. Semuanya dah terlambat.

Anehnya setelah tau saya sudah ga bisa lagi melaksanakan ujian itu, saya malah tidur lagi, ngantuk sih. Terbangun lagi pukul 17.30.

Pak Nabil, seorang dosen pengajar matakuliah etika tersebut. Tepat seminggu sebelumnya dia telah berwanti-wanti bahwa ujian susulan terakhir kali diadakan sabtu ini. Dia hendak pergi ke luar negeri, entah saya lupa, hendak pergi ke negara mana dalam pertemuan apa.

Entah berapa lama lagi saya berurusan dengan Mercu Buana ini. Berniat secepat mungkin meninggalkannya. Karena saya selalu membuat masalah. Cuti ahh.

Woi kapan pulang? Lebaran pulang ga? Di Banjar enak ga? Sorry gw dah ninggalin ujian dua kali. MTK1 ma Etika.

Temen2 yang mau berbagi ilmu, tips atau triknya tentang cara menghafal yang baik. Kirim dong ke Comment di bawah ini. Atau klo mau comment lainnya tentang post ini silahkan!!. Terimakasih ya sebelumnya.

Selamat Tinggal Mercu

Category : Personal| 5 September 2006

Sabtu itu gw bener2 gelisah plus kebingungan. Dari mulai jantung ini yg ga berhenti berdegup kencang sampai nahan kebelet buang air kecil. Pasalnya gw pikir hari itu bakalan ujian mata kuliah etika secara lisan. Mana belum hafal materi keseluruhan lagi, cuma sayup2 penggalan kalimat yg selalu ga lengkap. Ga tau kenapa gw ga konsen banget buat hafalin tuh pelajaran. Tau kenapa?. Ya mungkin karena gw tau itu bukan bagian gw seharusnya. Masih inget klo gw gantiin sodara kembar gw di Mercu Buana? Ya itulah salah satu pelajarannya yg bakalan gw hadapi ujian nanti selain Agama Islam.

Seharusnya ujian itu secara tertulis minggu lalu. Tapi berhubung gw ga masuk ujian waktu itu[bandel banget gw ga ikut ujian], ya jadinya lisan deh. Yang bikin gw tambah pusing lagi, esok minggunya gw bakalan UAS dua matakuliah tersebut. Masuk sabtu-minggu. UTS dan UAS beruntun dalam satu minggu. Dan ujian tersebut cuma di hari minggu. Nah lho,, karena gw ga ikut UTS minggu kemaren,so gw harus susulan donk. Jadi empat kali ujian minggu esoknya. Mampus deh gw.emoticon

Minggunya gw bisa ngelewatin tiga kali ujian. Satu Ujian yg lisan itu gw minta tuk diundur sabtu depannya karena gw blom siap[semena2 banget ya gw?emoticon] Wateva-lah. Yg jelas gw harus menghadapi tuh ujian sabtu nanti, karena masalah itu harus dihadapi bukan tuk dibawa lari.

Hehehe, masih inget banget ketika UTS semester sebelumnya. Pada saat UTS itu gw ga masuk juga. Padahal ketika itu gw dah menginjakkan kaki di Mercu itu, tepat di depan ruang kelas di mana temen2 yg lain tengah ujian. Ya gw telat sekitar 1/2 jam lah. Tau kenapa gw ga jadi?. Alasan yg umum, lagi2 gw ga siap ikut ujian. So, dari pada gw melongo ga bisa, ya gw bolos aja.[hehe padahal waktu itu gw bener2 lagi bingung, bt, kesel, nekuk muka kaya kertas origami]. Nyesel banget setelah itu, karena gw harus ngulang ujian semuanya[padahal masih untung ada ujian susulan]. Untuk ngulang semua mata kuliah, gw harus menghubungi dosen2 yg bersangkutan. Naasnya tuh para dosen ga memiliki ruangan sendiri2. Ya.. satu2nya cara lewat HP gw ini[hmm.. bener2 tekor waktu itu]. Tapi Alhamdulillah, walaupun gw ga sempet tuk ujian susulan matakuliah ‘Matematika 1’, gw tetep dapet IP yg cukup memuaskan. 3,77!!.

Selepas ini gw mo cuti. Ga kuliah lagi di kampus Mercu itu. Di  kampus yg setiap dinding ruang kelasnya penuh dengan tulisan2 peninggalan bersejarah. Gile cing!! tuh tembok dah kaya koran. Penuh banget ma tulisan contekan2. Gile! rajin2 banget tuh anak Mercu[rajin nyontek donk tentunya]. Nulis di tembok. Hmm,, kreatif. Tapi capelah. Yg jelas klo dah ky gitu, dosen2 ga bakal securiga sebagaimana seonggok contekan nemplok seorang diri di tembok yg bersih nan putih. Yg ada mah dah kaya koran gitu. Siapa juga yg mo perhatiin apa yg tertulis ditembok?. Membaca2 tulisan yg berparagraf2 itu untuk mengetahui mata kuliah apa yg telah tertulis ga rapi itu? . Bodoh aja

Dah cukup banyak hal yg gw lewatin bareng mereka. Bareng temen2 yg sebenernya bukan temen gw. Menyamar menjadi orang yg serupa tapi tak sama. Ga tau dah berapa orang yg dah tau klo gw tuh bukan "Ivo" yg dimaksud.

Pernah suatu ketika gw nonton bareng mereka.[Ditraktir? so pasti. Kan tanggal muda]. Di Mall Puri Indah Jakarta Barat sana. Ketika itu kami pilih nonton ‘To Fast To Furious Tokyo Drift’ setelah makan di *[sst.. ga boleh sebut2 produsen]. Ditraktir juga tentunya. Hmm, ga enak banget klo ternyata gw tengah berada di antara orang2 yg baru gw kenal. Ditraktir pula. Ya,, ga semuanya baru gw kenal. Yg pasti ada 1-2 orang yg dah tau klo gw tuh lagi nyamar[nyamar? detective kale]. Dari pada gw diem aja nunggu mereka tau sendiri[ya gak enak lah dah ditraktir tapi masih nyamar]. Lebih baik gw ngaku aja. Ngga secara langsung sih. Gw pilih temen gw aja yg kasih tau. Mo tau reaksi mereka?

Yahh,, cengengesan(baca:ketawa2 kecil) gitu deh. Sambil terus ngeliatin gw untuk memastikan klo gw tuh emang beda. Si Om Andi yg traktir gw tadi langsung dijelasin secara detil perihal penyamaran gw. Nah temen gw yg cengengesan tadi terus aja ngeliatin gw sekali2, disertai senyum2nya itu. Jadi malu kite hihi.. Sampai saat ini sih yg tau dah sekitar 50% dari kurang lebih 30 orang. Yg lainnya.. masih tertipu gitu deh. Klo diajak ngomong yah.. "iya-iya" aja.

Hmm, kynya gw bakalan kangen ma mereka2 ini nih. Disuatu tempat yg pertemannya ga memandang batasan umur. Semuanya sama. Mau bapak2, anak muda, semuanya sama. Belajar bersama.

Thanx to :

  • 4JJI Subhanahu WaTa’ala[Alhamdulillah] yg selalu memberikan berbagai macam nikmatnya hingga gw bisa beraktifitas sehari2.
  • Alip Sulaeman [Alumni SMK Telkom], yg dah jadi temen baik gw selama kuliah di Mercu sana.
  • Rizki(kutil)[Telkom juga], sang ketua kelas yg bijak. Cengengesan aja nih.
  • Bang Kodir , Yg sering becanda dan nanyain "Ini Ivo yg mana nih?", dan mengatakan "Wah,, Ivo palsu nih!!.".
  • Mas Andi atas traktirannya.
  • Mas Amir, Pake peci terus. Keren lho.[kynya masih blom tau klo gw nyamar].
  • Yuzi, makasih scan-an Agamanya.
  • Lukman Hakim, Bowo, Tri Kus, Irvan, Radhi, Purnama, Ayi Maulana dan anak Telkom yg lainnya yg mungkin namanya lupa disebut. walaupun kita ga satu jurusan dan berlainan angkatan. Tetep akrab donk.
  • Wah Mas ini, Mas itu, banyak deh,, lupa nih.
  • Akhirnya, Terimakasih atas semuanya yg telah mendukung dan mensupport gw hingga terciptanya[halah ky cover kaset aja nih].Poko’nya semuanya.. AssLab juga, yg membuat gw menjadi lebih ga ada istirahatnya. Ga apa2 fun2 aja koq, hehe.. Poko’nya semuanya BAAA-GUUUSSemoticon[Ceriwis mode on]
  • Anda juga, yg telah membaca postingan saya ini.emoticon Makasih Ya.

art of my life - green lime

profile


Ivo Nofiansyah
Seorang mahasiswa biasa yang males mencatat dengan segala catatannya. Hoby ngedesign dan segala hal yg berhubungan sama web. Termasuk ngedesign template ini. View My Complete profile...




pralangga.org

Locations of visitors 

to this page

BlogFam Forum

UBL BLogger

One Man One Dollar To Save Palestine

Blog juga hasil karya cipta

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia