Langkahku Senja Itu

Category : Musing, Sepenggal Kisah| 23 January 2008

Sore itu tidak seperti biasanya. Langit senja berwarna merah indah. Awan halus masih menggelantung memantulkan cahaya kemerahan Sang Surya. Keindahan senja yang belakangan ini sering sekali hadir. Keindahan lukisan Ilahi. Bersih dan jernih. Berbalut merah dan jingga. Menyelimuti hari yang cerah. Menutupi hati yang lelah.

Langkah kakiku masih tak terhenti. Menyusuri trotoar kotor tak teratur. Asap kendaraan dan debu jalan menghampiri diriku yang terlihat lusuh. Membuat penampilanku semakin kusut. Sepetinya keindahan senja itu saja yang membuat diriku lebih tenang diantara kebisingan jalan meski senja.

Di lengan kiriku masih kupegang erat sebuah map coklat berisi CV dan surat lamaran lainnya . Masih menempel di pundakku sebuah ransel hitam berisi air mineral, sebagian berkas, dan kaus oblong. Kaus oblong yang ku bawa untuk ganti jika tak betah lagi mengenakan kemeja yang melekat sejak pagi tadi.

Menit berganti. Azan maghrib berkumandang di antara kebisingan kendaraan hilir-mudik. Aku berjalan menyusuri jalan. Bergerak menuju masjid terdekat yang kubahnya telah kulihat semenjak tadi. Mengikuti jalan kemana arahnya.

Kulewati beberapa belokan. Berpapasan sesekali dengan para pengemis jalan. Menengadahkan tangannya kepada setiap pengguna jalan. Memelas iba atau tanpa ekspresi. Lusuh, kotor, tak teratur. Sebagian orang melaluinya begitu saja, sebagian lagi memberinya sedikit sedekah. Ucapan syukur terimakasih panjang dilontarkannya dengan suara parau, pelan dan hampir tak terdengar kepada siapa saja yang memberinya.

Langkahku terhenti. Kumanjakan tubuhku sejenak. Duduk di pelataran Masjid An-Nur. Membentangkan kakiku yang sejak tadi kulangkahkan tiada henti. Kuminum beberapa teguk air yang masih tersisa. Kuletakkan kembali botol air itu ke dalam ransel. Alhamdulillah aku masih bisa terus berusaha hingga saat ini. Mencari pekerjaan di kota ini. Di kota dimana aku menyelesaikan kuliahku satu bulan lalu. Semangatku bangkit kembali jika kuingat pesan ibuku. Pesan utama bahkan sebelum aku memulai hari pertamaku kuliah. Pesan seorang ibu yang mungkin selalu sama kepada setiap anaknya.

Iqomah berkumandang. Aku bergegas wudhu dan sholat.

Langkahku kuayunkan bergegas pulang. Pandanganku tertuju kepada seorang ibu dan anaknya di seberang jalan. Langkah ibu itu begitu lebar sambil menarik gerobak berisikan barang-barang bekas berbahan plastik di belakangnnya. Beban yang kupikir memang berat bagi seorang ibu untuk menariknya meskipun seorang anak perempuannya membantu mendorong dari belakang. Aku teringat para pengemis tadi. Entah apa yang ada didalam benakku. Tak ada yang salah. Aku tak dapat berpendapat apa-apa. Kembali kuingat akan ibuku. Kemabli aku teringat akan semangatku. Kembali kuteringat akan tujuanku. Kembali aku sesali segala perbuatanku. Kembali kuobati perasaanku. Kembali aku berpikir positif. Kembali aku teringat Allah SWT. Kembali kuingat bahwa nasibku ada di tanganku.

Ku buang semua bayangan lalu. Ku pandang tajam tujuan di hadapanku, didepanku, di depan keningku.

"Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah . Sesungguhnya Allah tidak merobah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia." ( AR RA’D (GURUH) ayat 11)

9 Komentar »

URI untuk menelusuri kembali entry ini adalah: http://fian.blogsome.com/2008/01/23/langkahku-senja-itu/trackback/

  1. 1


    Gravatar Image

    Hmm… Ini mo ngalamar pekerjaan ya??

    Ayo semangat… :grin:


    Komentar oleh adit-nya niez — 24 January 2008 @ 12:13 am

  2. 2


    Gravatar Image

    Bagus Banget…..Tetep semangat….!


    Komentar oleh diyniy — 24 January 2008 @ 10:58 am

  3. 3


    Gravatar Image

    Bang ivo,,,

    Posting yang ini ngak cocok sama templatenya yang fresh deh….

    Semangat – semangat…..


    Komentar oleh Labyrinth — 24 January 2008 @ 11:15 am

  4. 4


    Gravatar Image

    Ivo.. itu teh ceritanya ivo nurmansyah yah?? :lol:


    Komentar oleh Ridu — 24 January 2008 @ 12:00 pm

  5. 5


    Gravatar Image

    @adit ; Gak koq Dit, cuma lagi seneng buat cerita aja. Latihan.

    @diniy ; Yo.. semangat!! jadi calas juga harus semangat :D

    @Labyrinth ; Oh ga cocok ya? ini cuma latihan nulis aja ngga. Biar punya karakter. Gitu lho

    @Ridu ; Bukan atuh Du. Ini teh cerita fiksi biasa.


    Komentar oleh Ivo — 24 January 2008 @ 2:00 pm

  6. 6


    Gravatar Image

    ayo semangat-semangat….


    Komentar oleh dodot — 24 January 2008 @ 10:32 pm

  7. 7


    Gravatar Image

    oh…pastinya tetep semangat…Calas 2007 keep on spirit…hehe :grin:


    Komentar oleh diyniy — 25 January 2008 @ 4:13 pm

  8. 8


    Gravatar Image

    ternyata fiksi.. kirain beneran hehe.. tapi ceritanya beneran bagus deh.. bacanya aja sampe terbawa perasaan


    Komentar oleh jimmy — 27 January 2008 @ 12:07 am

  9. 9


    Gravatar Image

    Ahhh… Rangkaian kata-kata itu membuatku jatuh di dalam beribu-ribu embun hati yang merindukanNya…

    Nice post IVO..


    Komentar oleh Vy — 30 January 2008 @ 3:33 pm

RSS feed untuk komentar dalam post ini.

Berikan sebuah komentar

Baris dan paragraf akan terbentuk secara otomatis, alamat e-mail tidak pernah ditampilkan, memperkenankan HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



:smile: :grin: :lol: :wink: :cool: :oops: :???: :sad: :cry: :roll: :shock: :eek: :neutral: :razz: :mad: :evil: :twisted: :!: :?: :arrow: :idea:


Anti-spam measure: mohon ketik ulang text diatas kedalam box yang telah disediakan.

art of my life - green lime

profile


Ivo Nofiansyah
Seorang mahasiswa biasa yang males mencatat dengan segala catatannya. Hoby ngedesign dan segala hal yg berhubungan sama web. Termasuk ngedesign template ini. View My Complete profile...




pralangga.org

Locations of visitors 

to this page

BlogFam Forum

UBL BLogger

One Man One Dollar To Save Palestine

Blog juga hasil karya cipta

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia