<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="wordpress/1.5.1-alpha" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
>

<channel>
	<title>art of my life</title>
	<link>http://fian.blogsome.com</link>
	<description>art of my life</description>
	<pubDate>Sat, 14 Nov 2009 08:42:53 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=1.5.1-alpha</generator>
	<language>en</language>

		<item>
		<title>Lembaran Baru</title>
		<link>http://fian.blogsome.com/2009/11/14/lembaran-baru/</link>
		<comments>http://fian.blogsome.com/2009/11/14/lembaran-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Nov 2009 08:42:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ivo</dc:creator>
		
	<category>Personal</category>
		<guid>http://fian.blogsome.com/2009/11/14/lembaran-baru/</guid>
		<description><![CDATA[<pre><code>Wew.. udah bertahun2 tak update blog.. sudah pindah tapi kubiarkan dia suspend karena tak terurus.. jadi balik ke sini lagi.. Apakah aku harus ulang dari awal lagi??
</code></pre>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p><p>Wew.. udah bertahun2 tak update blog.. sudah pindah tapi kubiarkan dia suspend karena tak terurus.. jadi balik ke sini lagi.. </p><p>Apakah aku harus ulang dari awal lagi?? <br />
</p></p>

 ]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fian.blogsome.com/2009/11/14/lembaran-baru/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Hijrah Ke London</title>
		<link>http://fian.blogsome.com/2008/10/17/hijrah-ke-london/</link>
		<comments>http://fian.blogsome.com/2008/10/17/hijrah-ke-london/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Oct 2008 12:23:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ivo</dc:creator>
		
	<category>Personal</category>
		<guid>http://fian.blogsome.com/2008/10/17/hijrah-ke-london/</guid>
		<description><![CDATA[<pre><code>Ga ding, ga hijrah ke London. &amp;nbsp;Saya udah hijrah ke
</code></pre>

<p>http://ivo.web.id&nbsp;&nbsp;&nbsp; </p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p><p><p>Ga ding, ga hijrah ke London.</p> <p>&nbsp;</p><div>Saya udah hijrah ke<br />
</div><a href="http://fian.blogsome.com/go.php?u=http%3A%2F%2Fivo.web.id&amp;i=0&amp;c=8d1d94b5d163d8d0e39d916a25bee9d0115093dd" target="_self"><h2>http://ivo.web.id</h2><h2>&nbsp;</h2><h2>&nbsp;</h2></a><p>&nbsp;</p> </p></p>

 ]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fian.blogsome.com/2008/10/17/hijrah-ke-london/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Dua Tahun Lalu</title>
		<link>http://fian.blogsome.com/2008/08/31/dua-tahun-lalu/</link>
		<comments>http://fian.blogsome.com/2008/08/31/dua-tahun-lalu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Aug 2008 17:25:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ivo</dc:creator>
		
	<category>Personal</category>
		<guid>http://fian.blogsome.com/2008/08/31/dua-tahun-lalu/</guid>
		<description><![CDATA[<pre><code>Tepat dua tahun lalu. Foto itu diambil ketika kami sedang refreshing di Dufan. Ketika kami masih sangat bangga mengenakan jaket Lab yang dengan sangat sulit, susah payah serta penuh pengorbanan kami dapatkan. Kini sebagian besar dari kami tengah sibuk KKP dan Skripsi. Tidak terasa itu telah terlewati dua tahun lalu. Akan selalu terkenang semua kisah [...]
</code></pre>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p><p><p><a href="http://fian.blogsome.com/go.php?u=http%3A%2F%2Ffian.blogsome.com%2Fwp-admin%2Fimages%2Fpandawa05.jpg&amp;i=0&amp;c=57096bc71e23784995cd3a9c4fc4e5d9b4d8f070"><img src="http://fian.blogsome.com/wp-admin/images/thumb-pandawa05.jpg" width="400" height="300" alt="Asisten Labkom 05" title="Asisten Labkom 05" border="0" style="" /></a></p><p>Tepat dua tahun lalu. Foto itu diambil ketika kami sedang refreshing di Dufan. Ketika kami masih sangat bangga mengenakan jaket Lab yang dengan sangat sulit, susah payah serta penuh pengorbanan kami dapatkan. Kini sebagian besar dari kami tengah sibuk <span class="caps">KKP</span> dan Skripsi. Tidak terasa itu telah terlewati dua tahun lalu. Akan selalu terkenang semua kisah sedih senang serta pengalaman berharga.</p><p>Kita tetap semangat teman.. &nbsp;</p><a href="http://fian.blogsome.com/wp-admin/images/pandawa05.jpg"></a></p></p>

 ]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fian.blogsome.com/2008/08/31/dua-tahun-lalu/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Tujuh Prinsip Berkomunikasi (Ini Menentukan Hidup Anda)</title>
		<link>http://fian.blogsome.com/2008/07/17/tujuh-prinsip-berkomunikasi-ini-menentukan-hidup-anda/</link>
		<comments>http://fian.blogsome.com/2008/07/17/tujuh-prinsip-berkomunikasi-ini-menentukan-hidup-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Jul 2008 17:29:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ivo</dc:creator>
		
	<category>General</category>
		<guid>http://fian.blogsome.com/2008/07/17/tujuh-prinsip-berkomunikasi-ini-menentukan-hidup-anda/</guid>
		<description><![CDATA[<pre><code> &amp;quot;Anda akan mengkreasi hasil, jika berhasil memilih cara untuk
</code></pre>

<p>mengkreasinya.&quot;
  Ikhwan Sopa &#8211; Trainer &nbsp; Hidup Anda, sepenuhnya adalah komunikasi.</p>

<p>Jika Anda membuka mulut, dan orang lain mendengarkan, maka Anda telah
  berkomunikasi.</p>

<p>Jika Anda membuka mulut dan Anda menguap, maka Anda telah berkomunikasi.
  Untuk [...]</p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p><p><p> </p><blockquote>&quot;Anda akan mengkreasi hasil, jika berhasil memilih cara untuk<br />
  mengkreasinya.&quot;<br />
  Ikhwan Sopa &#8211; Trainer</blockquote> <p>&nbsp;<img width="450" height="303" border="0" src="http://www.sbs.ox.ac.uk/NR/rdonlyres/DEB81C3C-7A32-4E28-8492-59586F2E1BED/3887/direct_communication_marketing.jpg" /></p> <p>Hidup Anda, sepenuhnya adalah <span class="nfakPe">komunikasi</span>.<br />
  <br />
  Jika Anda membuka mulut, dan orang lain mendengarkan, maka Anda telah<br />
  berkomunikasi.<br />
  <br />
  Jika Anda membuka mulut dan Anda menguap, maka Anda telah berkomunikasi.<br />
  Untuk yang ini, kita bisa menyebutnya &quot;Dragon Communication&quot;,<br />
  he&#8230;he&#8230;he&#8230; becanda.<br />
<a id="more-93"></a>  <br />
  Jika Anda melakukan afirmasi kepada diri sendiri, misalnya &quot;Saya bisa!&quot;,<br />
  maka Anda telah berkomunikasi. Hal yang sama juga terjadi saat Anda<br />
  mengkomunikasikan &quot;Aku sih nggak mampu&quot; ke dalam jiwa Anda. Anda<br />
  berkomunikasi dengan diri Anda sendiri.<br />
  <br />
  Jika Anda sakit gigi dan Anda merasakannya, maka syaraf Anda telah<br />
  berkomunikasi dengan otak Anda. Otak Anda, kemudian mengkomunikasikannya<br />
  kembali ke syaraf Anda. Dan mungkin, otak Anda juga mengkomunikasikannya ke<br />
  mulut Anda, lalu mulut Anda mengkomunikasikan sesuatu ke dunia luar.<br />
  &quot;Aduuuuhhh&#8230;..aduuuuuuhh&#8230;..</p> <p>shhh&#8230;aduuuuhhh.&quot;<br />
  <br />
  Hidup Anda adalah <span class="nfakPe">komunikasi</span>, ke dalam dan ke luar diri Anda.<br />
  <br />
  Jadi, hidup Anda memang <span class="nfakPe">komunikasi</span>. Hidup itu sendiri adalah <span class="nfakPe">komunikasi</span>.<br />
  Seluruh perkataan, perbuatan, pikiran dan perasaan Anda, adalah perangkat<br />
  berkomunikasi.<br />
  <br />
  Itu sebabnya, apa yang termasuk paling penting di dalam hidup Anda, adalah<br />
  kemampuan berkomunikasi yang makin baik dan lebih baik. Stephen Covey di<br />
  dalam Seven Habits menyebutkan, <em>&quot;Communication is the most important skill<br />
  in life.&quot;</em><br />
  <br />
  Berikut ini adalah tujuh <span class="nfakPe">prinsip</span> dasar dari <span class="nfakPe">komunikasi</span>.<br />
  <br />
  <font color="#006600"><strong><span class="nfakPe"><span class="caps">PRINSIP</span></span> #1: <span class="nfakPe"><span class="caps">KOMUNIKASI</span></span> SELALU <span class="caps">TERJADI</span></strong></font><br />
  <br />
  Selalu, kapanpun, di manapun, dengan siapapun, apapun, bagaimanapun, Anda<br />
  pasti berkomunikasi. Sengaja atau tidak, Anda pasti berkomunikasi. Apakah<br />
  Anda bertanya, meminta, memanipulasi, menggunakan kekuasaan atau kekuatan,<br />
  atau bahkan mendemonstrasikan &quot;silent treatment&quot;, Anda telah berkomunikasi.<br />
  Bahkan, if You says nothing You says everything. If You says nothing,<br />
  everybody else knows that You says anything.<br />
  <br />
  Anda, memang tidak mungkin tidak berkomunikasi.<br />
  <br />
  <font color="#006600"><strong><span class="nfakPe"><span class="caps">PRINSIP</span></span> #2: <span class="nfakPe"><span class="caps">KOMUNIKASI</span></span> ITU <span class="caps">KREATIF</span></strong></font><br />
  <br />
  <span class="nfakPe">Komunikasi</span> itu mengkreasi. Setiap tindakan Anda, baik itu Anda sadari atau<br />
  tidak Anda sadari, adalah tindakan berkomunikasi yang pasti menciptakan<br />
  result. Apapun yang Anda lakukan, secara sadar atau secara tidak sadar,<br />
  pasti mengkomunikasikan sesuatu, dan kemudian menghasilkan sesuatu.<br />
  <br />
  Anda melotot, orang marah atau takut.<br />
  Anda tersenyum, orang akan membalasnya.<br />
  Anda diam, orang akan diam atau bertanya-tanya.<br />
  Anda memberi perintah, orang akan ikut.<br />
  Anda menolak, orang mungkin kecewa.<br />
  <br />
  Layar televisi Anda tidak akan menampilkan apa-apa, kecuali Anda menyentuh<br />
  tombolnya. Layar kehidupan Anda tidak akan menampilkan apa yang bisa Anda<br />
  nikmati, kecuali Anda tahu mana tombolnya dan bagaimana ia berfungsi.<br />
  <font color="#006600"><strong><br />
 <span class="nfakPe"><span class="caps">PRINSIP</span></span> #3: <span class="caps">ANDA DIBERI KEKUATAN UNTUK MEMILIH</span></strong></font> <br />
  <br />
  Ciri utama manusia adalah akal. Karakter dasar akal adalah &quot;terikat&quot;. Ya,<br />
  ketahuilah bahwa arti kata &quot;akal&quot; adalah &quot;terikat&quot;. Sesuai definisi itu,<br />
  ketahuilah juga bahwa sesungguhnya akal Anda sebenarnya sempit, sebab ia<br />
  secara mutlak terikat.<br />
  <br />
  Terikat oleh apa? Terikat oleh &quot;pilihan&quot;. Itulah fungsi dasar dari akal<br />
  Anda. Maka, fungsi akal Anda adalah untuk &quot;memilih&quot;. Kekuatan Anda ada pada<br />
  akal, yaitu pada kemampuan Anda untuk mengelola keterbatasan dengan memilih.<br />
  <br />
  Itu sebabnya, jika Anda merasa tidak bisa memilih, Anda akan merasa &quot;hilang<br />
  akal&quot;.<br />
  <br />
  Jika Anda melihat suatu fenomena, dan kemudian ia berada di luar &quot;koleksi<br />
  penjelasan&quot; yang dipunyai akal Anda, sehingga Anda tidak punya sebuah<br />
  penjelasan untuk dipilih, atau dengan kata lain Anda merasa tidak mendapat<br />
  penjelasan yang bisa diterima akal Anda, Anda akan mengatakan, &quot;Bah&#8230;! Itu<br />
  sih nggak masuk di akal!&quot;<br />
  <br />
  Dengan akal Anda, Anda bisa memilih berbagai cara untuk berkomunikasi.<br />
  Sebab, <span class="nfakPe">komunikasi</span> memang bukan tentang <span class="caps">APA</span> melainkan tentang <span class="caps">BAGAIMANA</span>.<br />
  <br />
  &quot;Pak&#8230; silahkan duduk di sini&quot; atau<br />
  &quot;Pak&#8230;! Silahkan du&#8230;duk! Di sini..!&quot;<br />
  <br />
  Anda bisa memilih untuk mengatakan &quot;ho&#8217;oh&quot;, atau Anda juga bisa memilih<br />
  untuk mengatakan &quot;ya&quot; saja. Berkomunikasi adalah tentang memilih cara.<br />
  <br />
  Dengan memilih cara, Anda menentukan hasil akhirnya.<br />
  <br />
  <font color="#006600"><strong><span class="nfakPe"><span class="caps">PRINSIP</span></span> #4: <span class="nfakPe"><span class="caps">KOMUNIKASI</span></span> MENENTUKAN <span class="caps">HIDUP ANDA</span></strong></font><br />
  <br />
  Jika Anda tidak menyukai berbagai hasil yang Anda alami di dalam hidup, Anda<br />
  bisa memilih untuk menggunakan cara berbeda dalam berkomunikasi.<br />
  <br />
  Hidup itu sendiri tidak berubah. Apa yang bisa kita lakukan untuk<br />
  mengubahnya, adalah dengan mengubah cara kita berkomunikasi &quot;tentang&quot; dan<br />
  &quot;di dalam&quot; kehidupan.<br />
  <br />
  Apapun pelatihan, seminar, atau workshop yang Anda ikuti, semuanya adalah<br />
  tentang berkomunikasi. Ada yang &quot;keluar&quot; dan ada yang &quot;ke dalam&quot;.<br />
  <br />
  Berapa banyak bisnis Anda gol, dan itu disebabkan oleh berbagai hal yang<br />
  justru tidak Anda pelajari di bangku kuliah? Tanyalah kepada mereka yang<br />
  telah berhasil di dalam hidup, karir, profesi, atau bisnisnya. Mereka akan<br />
  menjawab sama. Kuncinya, ada pada <span class="nfakPe">komunikasi</span>.<br />
  <br />
  <span class="nfakPe">Komunikasi</span>, diterjemahkan ke dalam bahasa apapun yang telah Anda geluti<br />
  selama ini:<br />
  <br />
  Manajemen<br />
  Marketing<br />
  Bisnis<br />
  Entrepreneurship<br />
  Kepemimpinan<br />
  Networking<br />
  Motivasi<br />
  Pendidikan<br />
  Ilmu dan pengetahuan<br />
  <span class="nfakPe">Prinsip</span>-<span class="nfakPe">prinsip</span> dan keyakinan hidup<br />
  Cita-cita, target, sasaran, impian, harapan<br />
  <br />
  Anda sebut saja lainnya.<br />
  <br />
  Sekolah itu sangat penting. Namun sekolah bukan jaminan kesuksesan Anda.<br />
  Sebab sekolah adalah tentang metode sistematis untuk memperluas wawasan<br />
  Anda. Bersekolah adalah berupaya mengembangkan kemampuan berkomunikasi Anda,<br />
  sehingga Anda akan menikmati keluasan dalam memilih cara berkomunikasi.<br />
  <br />
  Dengan keluasan (baca:kekayaan) itu, Anda akan punya banyak pilihan. Sekolah<br />
  adalah tentang mengkomunikasikan apa yang ada di layar monitor panca indera<br />
  Anda, kemudian men-savenya ke harddisk di kepala dan dada Anda.<br />
  <br />
  Saat Anda bekerja dan harus menuangkan kembali semua itu ke dalam dunia<br />
  nyata, templatenya adalah metode <span class="nfakPe">komunikasi</span>. Medianya adalah <span class="nfakPe">komunikasi</span>.<br />
  Sekolah saja tidak membuat Anda sukses, mengkomunikasikan hasil sekolah<br />
  Andalah yang membuat Anda sukses. Bahkan jika Anda tidak sempat sekolah,<br />
  Anda tetap bisa sukses jika Anda efektif berkomunikasi.<br />
  <br />
  Apa yang terpenting dari berkomunikasi adalah yang satu ini.<br />
  <br />
  Ketahuilah bahwa segala proses Anda akan berjalan begini: <span class="nfakPe">Komunikasi</span>, hasil.<br />
  <span class="nfakPe">Komunikasi</span>, hasil. <span class="nfakPe">Komunikasi</span>, hasil. Begitulah seterusnya. Pahamilah bahwa<br />
  rantai proses itu adalah sebuah situasi, di mana Anda sangat memerlukan daya<br />
  tahan dalam menjalaninya.<br />
  <br />
  Maka jika Anda berkomunikasi dengan benar, maka Anda telah membangun stamina<br />
  dengan benar. Dan inilah bekal stamina Anda di dalam hidup:<br />
  <br />
  &#8211; Bersyukur jika sukses;<br />
  &#8211; Bersabar jika belum sukses.<br />
  <br />
  Anda hanya boleh mengkomunikasikan kedua sikap itu ke dalam diri Anda. Anda<br />
  tidak akan berhasil jika mengganti rasa syukur dengan &quot;tidak bersyukur&quot;,<br />
  &quot;foya-foya&quot;, &quot;lupa diri&quot;, &quot;kebablasan&quot;. Anda juga tidak akan berhasil jika<br />
  mengganti kesabaran dengan &quot;marah&quot;, &quot;tidak terima&quot;, &quot;balas dendam&quot;, atau<br />
  &quot;menyerah&quot;.<br />
  <br />
  Hidup Anda, tergantung apa yang Anda pilih untuk dikomunikasikan ke dalam<br />
  diri Anda, dan keluar diri Anda.<br />
  <br />
  <font color="#006600"><strong><span class="nfakPe"><span class="caps">PRINSIP</span></span> #5: <span class="caps">NOTHING IS PERSONAL TO YOU</span></strong></font><br />
  <br />
  <span class="nfakPe">Komunikasi</span> bukanlah tentang Anda.<br />
  <br />
  Bukan tentang kesalnya Anda di dalam antrian yang panjang. Bukan juga<br />
  tentang ketidaknyamanan Anda, karena ketidaksenangan pelanggan. Bukan juga<br />
  tentang sakit Anda dalam merasakan panasnya temperamen kolega Anda .<br />
  <br />
  <span class="nfakPe">Komunikasi</span> adalah mekanisme progres dari berbagai hasil. Dengan<br />
  berkomunikasi, dengan segala pilihan cara, Anda akan menuai hasil.<br />
  <span class="nfakPe">Komunikasi</span>, hasil. <span class="nfakPe">Komunikasi</span>, hasil. Begitu seterusnya. Anda sendirilah<br />
  yang menentukan arah dari hasil itu. Result, result, result&#8230;<br />
  <br />
  Contoh yang paling mudah untuk dipahami, adalah saat Anda melakukan<br />
  prospecting dan follow up untuk prospek dan klien Anda. Itu adalah bentuk<br />
  nyata dari <span class="nfakPe">komunikasi</span> yang progresif. Itu bukan tentang Anda. Itu tentang<br />
  produk Anda dan kepuasan pelanggan Anda. Bagaimana Anda<br />
  mengkomunikasikannya, itulah yang menentukan hasil akhir Anda. Bukan<br />
  Anda-nya.<br />
  <br />
  Anda hanyalah terminal transit untuk lalu lintas berbagai value dan<br />
  benefits.<br />
  <br />
  <font color="#006600"><strong><span class="nfakPe"><span class="caps">PRINSIP</span></span> #6: <span class="caps">DAHULUKAN MENDENGAR</span></strong></font><br />
  <br />
  Semakin Anda mendengar, semakin efektif <span class="nfakPe">komunikasi</span> Anda. Semakin baik hasil<br />
  Anda.<br />
  <br />
  Cukup sulit untuk dapat menikmati proses mendengar, karena kadang itu<br />
  menyakitkan. Namun demikian, ada baiknya Anda menjadikan proses mendengar<br />
  sebagai sesuatu yang menarik, menyenangkan (seperti mendengar gosip yang<br />
  Anda pasti suka), dan menjadikannya alat yang lebih positif dan powerful<br />
  untuk kesuksesan Anda.<br />
  <br />
  Misalnya dalam iklan dan pemasaran. Iklan yang berhasil, adalah iklan yang<br />
  mendengar apa yang dikomunikasikan pasar. Pengusaha yang berhasil adalah<br />
  pengusaha yang mendengar apa yang dikomunikasikan target pasar.<br />
  <br />
  Saya posting sesuatu ke milis, dan melekatkan iklan di dalamnya. Hasilnya?<br />
  Ada yang nge-banned Saya. Ada yang marahin Saya. Ada yang menerima begitu<br />
  saja. Ada yang dengan bijak meminta untuk tidak melekatkan iklan lagi. Saya<br />
  merubahnya dengan mencopot iklan kecuali untuk milis yang Saya moderatori<br />
  sendiri. Hasilnya? Saya diterima lagi, dan diperbolehkan mengirim posting<br />
  lanjutan. Apalagi, jika Anda memang membaca tips ini. Itu artinya, Insya<br />
  Allah Saya mulai bisa mendengar, dan kemudian: Anda-lah yang mendengarkan<br />
  Saya.<br />
  <br />
  Artikel ini bukan iklan, dan mungkin bermanfaat bagi Anda agar bisa<br />
  mendengar lebih baik lagi:<br />
  <br />
  <font color="#006600"><strong><br />
 <span class="nfakPe"><span class="caps">PRINSIP</span></span> #<span class="nfakPe">7</span>: <span class="caps">WHEN ALL ELSE FAILS</span>, TELL <span class="caps">THE TRUTH</span></strong></font> <br />
  <br />
  Satu-satunya hal yang bersifat &quot;personal&quot; dalam berkomunikasi adalah<br />
  &quot;truth&quot;. Tak seperti film X-Files, &quot;The truth is <em><span class="caps">NOT</span></em> out there.&quot; It<br />
  resides in Your souls. Ia ada di dalam pengalaman pribadi, dan dalam<br />
  persepsi pribadi. Kebenaran itu telah ada di dalam diri Anda. Galilah dan<br />
  temukanlah.<br />
  <br />
  Temukanlah kebenaran dengan menggali lebih dalam pengalaman Anda. Temukanlah<br />
  kebenaran dengan memperbaiki persepsi Anda, dan kemudian galilah persepsi<br />
  yang benar.<br />
  <br />
  Menceritakan kebenaran dapat menciptakan hasil yang baik untuk Anda. Sering<br />
  pula, Ia menjadi gagang pintu yang bisa Anda putar untuk membukanya, dan<br />
  masuk ke dalam ruang yang Anda inginkan.<br />
  <br />
  Galilah dan temukanlah! Lakukanlah dengan cara <span class="nfakPe">komunikasi</span> yang benar. Nanti,<br />
  Anda akan menemukan bahwa kebenaran yang tadinya personal, ternyata adalah<br />
  kebenaran yang universal. Why? Karena kita adalah keturunan dari satu<br />
  manusia yang sama!<br />
  <br />
  <font color="#003300"><strong><span class="caps">KESIMPULAN</span></strong></font><br />
  <br />
  Anda tidak bisa tidak berkomunikasi. Anda pasti berkomunikasi. <span class="nfakPe">Komunikasi</span><br />
  Anda akan menciptakan hasil. Dalam berkomunikasi, ada pilihan cara. Hasil<br />
  Anda ditentukan oleh pilihan cara dalam berkomunikasi.<br />
  <br />
  Anda akan mengkreasi hasil, jika berhasil memilih cara untuk mengkreasinya.</p> <p><em>nb: Aku dapet ini dari email seseorang, berniat untuk berbagi kepada kalian semua. Lagi pula pikir2 dari pada blog ku tak terurus lebih baik berbagi sesuatu yg bermanfaat</em><br />
 </p> <blockquote> </blockquote></p></p>

 ]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fian.blogsome.com/2008/07/17/tujuh-prinsip-berkomunikasi-ini-menentukan-hidup-anda/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Perbaiki Sinetron Indonesia! - Kreatiflah Indonesia - BTW Riyanti Cantik Buanget Sih</title>
		<link>http://fian.blogsome.com/2008/05/11/perbaiki-sinetron-indonesia-kreatiflah-indonesia-btw-riyanti-cantik-buanget-sih/</link>
		<comments>http://fian.blogsome.com/2008/05/11/perbaiki-sinetron-indonesia-kreatiflah-indonesia-btw-riyanti-cantik-buanget-sih/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 May 2008 15:56:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ivo</dc:creator>
		
	<category>Indonesiaku</category>
		<guid>http://fian.blogsome.com/2008/05/11/perbaiki-sinetron-indonesia-kreatiflah-indonesia-btw-riyanti-cantik-buanget-sih/</guid>
		<description><![CDATA[<pre><code>&amp;nbsp; Baru-baru ini gw sempet kaget lihat Riyanti ada di salah satu sinetron baru bernuansa religi islami (ya iyalah masa religi agama yang lain.. berabe donk jadinya). Loh koq kaget? Iya kaget,, gw kaget aja klo ternyata sinetron yang ikut-ikutan itu cepet juga keluarnya. Bukankah lebih cepat lebih baik? mumpung pesaing yang lain blom unjuk [...]
</code></pre>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p><p><p align="center">&nbsp;<img height="180" width="180" border="0" src="http://i66.photobucket.com/albums/h248/ivonofe/blog/kaos-antisinetron.jpg" /></p> <p>Baru-baru ini gw sempet kaget lihat Riyanti ada di salah satu sinetron baru bernuansa religi islami (ya iyalah masa religi agama yang lain.. berabe donk jadinya). Loh koq kaget? Iya kaget,, gw kaget aja klo ternyata sinetron yang ikut-ikutan itu cepet juga keluarnya. Bukankah lebih cepat lebih baik? mumpung pesaing yang lain blom unjuk gigi.</p> <p><img height="152" width="191" border="0" align="left" src="http://i66.photobucket.com/albums/h248/ivonofe/blog/munajah2.jpg" />Blom lama ini gw ngedukung banget sama programnya <a target="_self" href="http://fian.blogsome.com/go.php?u=http%3A%2F%2Fmenteridesainindonesia.blogspot.com%2F&amp;i=0&amp;c=a9ffbeb56020a44c1399edd721f7961ab7062f4d"><span class="caps">KDRI</span></a> (Kementerian Desain Republik Indonesia) dengan membuat kaos <a target="_self" href="http://fian.blogsome.com/go.php?u=http%3A%2F%2Fkdrimerchandise.blogspot.com%2F2008%2F04%2Fanti-sinetron.html&amp;i=0&amp;c=90d08a2b7571ad2dc1743a320de8e70e960d7f32"><strong><span class="caps">ANTI SINETRON</span></strong></a>. Tapi gw pikir2 klo gw beli, nanti jadinya gw orang munafik,, walopun rasa benci gw ama sinetron Indonesia segede gaban, kadang2 gw masih nonton sebagian sinetron juga walopun karena saudara2 atau nyokap gw yang nonton, trus gw kebawa deh dengan satu episode penuh dengan bualan dan gw misuh-misuh pengen minta ganti channel. Dan dengan keselnya gw mengomentari setiap adegan ga realistis. Adegan yang gw pikir selalu mirip dan ga kreatif yang lebih kearah membodohi kebanding menyisipkan sarat makna berguna. <strong>Maaf ya sutradara, maaf ya penulis naskah, maaf ya produser. Tapi karya2 Anda memang hanya mencari rating dan keuntungan pribadi semata tanpa memikirkan dampaknya bagi generasi bangsa Indonesia</strong>.<strong><font color="#990000">Titik segede kelapa!</font></strong></p><a id="more-92"></a> <p>Kemaren gw sempet ngeliat sinetron baru berjudul <a target="_self" href="http://www.sinemart.com/new/TV-Programs.php?select=terbaru&#038;sub=sinopsis&#038;pID=123">Munajah Cinta</a> itu. Tentunya Nyokap gw yang memilih untuk berhenti di channel ini. Sekilas lihat ceritanya, gw langsung nebak klo ini terinspirasi banget ama <span class="caps">AAC</span> dan gw khawatir banget klo bakalan ada poligami yang ga sesuai sama syariat Islam di sinetron ini. Terlebih lagi gw maki2 dan kesel banget waktu ngeliat adegan terfitnahnya Si Attar dan Maemunah(gw tau namanya baru tadi nih dari sinopsis,, ga perhatiin waktu nonton). Difitnah zina. Malah gw saranin di rajam aja sekalian. Lagian, main ke kosan yang bukan muhrim sendirian, pake ditutup pintunya segala lagi, ga sesuai banget ma syariat Islam. Si Attar ma Maemunnah orang yang berpaeran alim lagi. Gw pikir,, orang yang ngerti Islamnya pas-pasan pun ngerti bagaimana seharusnya. Trus dengan adegan ketumpahan kopi,, ke kamar mandi, keluar menghadapi orang banyak dengan celana pendek dan kaos daleman kaya dirumah sendiri. Lagi-lagi ga realistis dan tidak memberikan pesan Islami yang seharusnya. Gw langsung ganti chanel setelah itu. Ketika iklan gw gonta-ganti channel, eh ketemu lagi sinetron ini. Di akhir cerita klo ga salah ditutup Ust Jefry. Aduh jadi gimanaaa gitu,, kasih tau donk tuh, masa kaya gitu sih ceritanya Tad? Yah harapannya sih semoga sinetron ini memang benar2 akan penuh dengan nasihat dan makna yang baik bukan semata-mata hanya untuk meraup keuntungan dan rating tinggi. Dan penilaian sepihak ini semoga hanya kesalahpahaman gw.<br />
 </p> <p>Gw kesel juga klo lihat Sinetron Si Entong. Pak Ustad yang diperankan oleh Adi Bing Selamet itu ga banget. Maaasa, main pegang2, elus2 tangan emaknya Si Entong yang bukan muhrim seenaknya, sedangkan perannya sebagai seorang ustad sebuah kampung yang dihormati orang dan mengajarkan kebaikan di pengajian.</p> <p>Semua itu kan konsumsi publik yang paling banyak diterima oleh masyarakat Indonesia. Televisi. Gimana dampaknya bagi orang2 awam ato anak kecil?</p> <p>Klo saran gw sih,, mending Indonesia mulai bangkit dan kreatif.&nbsp; Yuk, temen2 jangan sendirian. Nanti ga bangkit2 Indonesia. Kita bangkitkan Indonesia bersama.. Emang bikin pusing aja klo ngomongin kebobrokan Indonesia. Kan baru-baru ini hari 100 tahun Kebangkitan Nasional. Ayolah,, sebagai kaum muda,, jangan ngikut2 kaum tua yang sangat sedikit sekali yang bisa dijadikan contoh. Tapi kita ngapain yah? (Nih jeleknya anak muda <img src='http://fian.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  )<br />
 </p> <p align="center">&nbsp;<img height="253" width="400" border="0" src="http://i66.photobucket.com/albums/h248/ivonofe/blog/adidas_mat_ind_sm.jpg" /></p> <p>Gw seneng banget tuh ketika lihat iklan <a target="_self" href="http://fian.blogsome.com/go.php?u=http%3A%2F%2Fwww.freshnessmag.com%2Fv4%2F2006%2F10%2F14%2Fadidas-materials-of-the-world-indonesia%2F&amp;i=0&amp;c=1e9efae5b412a1e3097005211e8efabc0cbdb30f">Adidas membuat pakaian ala batik Indonesia</a>.. Gw pikir, kenapa ga produk Indo yang buat kaya gini yah? kan mahal klo Adidas yang buat. Nanti dipaten lagi. Bukan batiknya yang dipaten, tapi modelnya. Nah, klo yang ini kayanya kudu ditiru tuh,, jangan cuma pakaian2 mode luar aja yang banyak ditiru. Kita kan harus cinta produk sendiri. Tapi ini jujur gw baru2 ini kepikiran banget,, seandainya pakaian anak muda itu ala batik. Kan trendi campur batik keren tuh,, bisa buat kondangan juga <img src='http://fian.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Berhubung gw emang pengen punya batik tapi ga kaya mas-mas biasa. Eh,, bener aja tadi gw lihat iklan ini. Ternyata pakaian yang kaya gitu dah ada. Masalahnya Adidas cuma membuat 1000 unit dan gw juga ga punya duit. Ngiler aja deh.</p> <p>Di akhir posting ini gw ga lupa untuk bilang.. <strong><span class="caps">RIYANTI CANTIK BUENER</span></strong>, <span class="caps">BERJILBAB GITU</span>. Kalem,, manis, kayanya solehah banget gitu.. dari awal nonton <span class="caps">AAC</span> gw seneng benget melototin Riyanti yang berjilbab tanpa cadar. Di Munajah Cinta gw cuma semangat mendangin Riyanti.. slurrpp..</p> <p><span class="caps">BTW</span>,, nyari2 wallpaper Riyanti berjilbab itu susah banget,, ada yang punya? tp bukan yang bercadar. Klo ada kasih tau yah..<br />
 </p> </p></p>

 ]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fian.blogsome.com/2008/05/11/perbaiki-sinetron-indonesia-kreatiflah-indonesia-btw-riyanti-cantik-buanget-sih/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
	</channel>
</rss>
